RSS

Bebaskan Wanita dari Beban Ganda

20 Sep
Bebaskan Wanita dari Beban Ganda

Tamed by Dikky PribudiWanita Ideal itu seperti apa? menurut mbak Ma….”

Jawaban saya akan sama dengan bila ditanyai, “Pria ideal itu seperti apa?”

Yaitu yang menyadari tujuan-tujuan hidupnya, lalu menjalani hidup berdasar tujuan-tujuan itu secara konsisten.

Saya paling sebel kalo wanita dituntut gini-gitu, apalagi sampai mendapat tuntutan ganda: (1) harus sukses sebagai ibu rumahtangga, (2) harus sukses menjadi wanita karir. (Perhatian: “ibu rumahtangga” tidaklah sama dengan “ibu”.) Singkatnya, bebaskan wanita dari beban ganda. Namun kalau si wanita itu sendiri yang ingin berhasil di kedua peran tersebut, it’s okay. Wanita memang perlu diberi kebebasan untuk memilih jalan hidupnya. Karena wanita adalah manusia.

Jika wanita memilih menjadi ibu rumahtangga saja, dia tidak perlu dituntut untuk menjadi wanita karir yang sukses. Jika dia memilih mengutamakan karir, dia tidak perlu diwajibkan untuk menjadi ibu rumah tangga yang baik. Jika dia ingin berhasil di kedua peran ini, tidak perlu pula kita menuntut dia sukses di kedua bidang ini. Bahkan jika dia memilih peran di luar kedua peran itu, misalnya menjadi biarawati, kita pun tidak perlu menuntut dia menjadi biarawati yang hebat. Karena wanita adalah manusia.

Memang, tuntutan kita kepada wanita-wanita itu bisa membuat wanita itu sukses dalam perannya. Namun, kesuksesan ini bisa mengorbankan kebahagiaannya sendiri. Dia sukses berkat tuntutan dari luar dirinya. Motivasinya ekstrinsik. Mungkin saja dia bahagia dengan kesuksesannya, tapi besar kemungkinan dia kurang bahagia. Karena wanita adalah manusia.

Tamed by Dikky Pribudi

Seharusnya motivasinya intrinsik, dari dalam dirinya sendiri. Kalau dari dalam diri, istilah “tuntutan” tidak lagi tepat. Yang lebih tepat adalah cita-cita, harapan, atau tujuan-tujuan hidup. Jika kita berhasil mengejar cita-cita, harapan, atau tujuan-tujuan hidupnya, maka kita bukan hanya sukses, melainkan juga pasti bahagia. Beginilah wanita ideal (dan juga pria ideal) menurut saya.

by Ma Sang Ji

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada 20 September 2011 in Inspiratif, Kejiwaan, Psikologi

 

Tag: , , , ,

5 responses to “Bebaskan Wanita dari Beban Ganda

  1. edhi su'

    20 September 2011 at 08:37

    heee, wanita ideal itu harus bsa menjadi sangkar emas, agar burung tidak di jerat sangkar imitasiiiiiiiiiiiiii, sipppppp, cece, ceyennn

     
    • Ma Sang Ji

      20 September 2011 at 17:33

      @ edhi su’
      Andaikan burungnya sudah emas, sangkarnya seharusnya apa, dong?

      Makasih atas komentar & pujiannya.

       
  2. rok mini ma

    21 September 2011 at 00:32

    aq bercita cita dengan ma, sejauh ini selalu gagal hahahahahaha

     
  3. noorhanilaksmi

    21 September 2011 at 07:06

    Tetap bisa bebas bereksprei, tanpa meninggalkan kodrat dan kewajibannya sebagai wanita…dalam keterbatsan ada kebahagiaan dan kenyamanan…

     
  4. Siti Swandari

    12 Oktober 2011 at 21:56

    Sejauh wanita nyaman dengan keadaannya, apapun itu, pasti disebut berhasil dalam hidupnya.
    Yang penting yang menjalani hidup bukan yang sok memberi komentar.

     

Silakan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s