RSS

Cemburu Yang Romantis

20 Sep
Cemburu Yang Romantis

cemburu gandengan tanganSemua orang pernah merasa cemburu. Perasaan yang tidak bisa dihindari ketika kita melihat pasangan kita menjadi lebih dekat kepada orang lain atau pun ada seseorang yang tertarik kepada pasangan kita.

Cobalah sikapi dengan bijaksana tanpa harus panik berlebih, apalagi marah-marah. Bagaimanapun juga, pasangan kita juga behak memiliki privasi dan berinteraksi dengan orang lain. Kita tidak dapat menutup pasangan kita dari pergaulan di lingkungan bermasyarakat dan komunitas pertemanan.

Berilah kepercayaan kepada pasangan kita, dengan perjanjian bersama bahwa kita dan pasangan kita tidak akan menyalahgunakan kepercayaan yang telah kita sepakati.

Bagi diri kita sendiri, jika kita merasa cemburu kepada pasangan kita, berusahalah berpikir jernih. Menganalisa suatu masalah terlebih dahulu sebelum menghakiminya.

Berusahalah juga secara bertahap mengubah perilaku dan pola pikir kita. Menerapi diri, belajar memaafkan, dan memberi kesempatan kepada pasangan kita untuk memperbaikinya. Dengan berproses waktu kepada kita, juga kepada pasangan kita.

Jika pasangan kitalah yang cemburu, inilah beberapa contoh sikap yang perlu kita lakukan:

  1. Sebaiknya kita berdiam diri dahulu, sampai situasi tenang. Barulah kita berdikusi dan berkomunikasi yang sehat dengan pasangan kita. Usahakan dengan hati yang dingin.
  2. Tetaplah berbaik sangka bahwa pasangan kita, sebenarnya tidak bermaksud menyakiti kita. Apalagi membuat kita sedih dan kehilangan dirinya. Biasanya pasangan kita marah, dikarenakan emosi sesaat yang tidak terkontrol.
  3. Coba libatkan pasangan kita, untuk membina kembali keyakinan yang telah hilang terhadap diri kita. Minta nasehat pada pasangan kita, apa yang harus kita lakukan untuk membuat kita saling merasa nyaman. Dan tunjukkanlah rasa cinta kita pada pasangan kita.
  4. Jangan memperburuk situasi menjadi lebih sukar. Berkomitmenlah dan saling menepati janji. Apa yang pasangan kita butuhkan hanyalah kerjsama dalam memulihkan situasi menjadi lebih baik dan nyaman.
  5. Saling mendiskusikan apa yang menyebabkan timbulnya rasa cemburu dan saling memberikan solusinya untuk kebaikan bersama.

Tentunya mengatasi rasa cemburu ini, dalam merealisasikannya, tidaklah semudah teorinya. Rasa cinta dan cemburu tidak mengenal bahwa seseorang itu berintelektual, berharta dan bertahta. Jika masalah hati, kadang kita tidak memakai logika.

Seperti halnya cinta ada cinta buta. Begitu juga cemburu ada cemburu buta.

Hayooo..kita boleh saling cemburu, tapi cemburu yang sehat ya..! Cemburu romantis yang mempererat dan memperharmonis hubungan kita dengan pasangan.

13025134081448961721

Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

by Neny Silvana

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada 20 September 2011 in Cinta, Menarik, Romantika Asmara

 

Tag: , ,

5 responses to “Cemburu Yang Romantis

  1. Ma Sang Ji

    20 September 2011 at 17:53

    Saling cemburu yang sehat, yuk!🙂

     
  2. noorhanilaksmi

    21 September 2011 at 06:59

    Setujuuu cemburu adalah bunga dalam hubungan sepasang insan, cemburu sehat akan membawa dampak yang sehat juga dari pada marah2 tidak jelas…iya kan mbak Neny😉 nice share….

     
  3. M. Arief B. Ariefmas

    25 September 2011 at 06:27

    Cemburu yang romantis. Inspiratif🙂

    Tapi ada juga cemburu yang menyebalkan. Apalagi jika cenderung posesif. ( Maaf, bagaimana berkomentar yang bagus?🙂 )

     
  4. Sarah Amijaya

    6 Oktober 2011 at 08:29

    Cemburu yang romantis = cemburu yang disebabkan oleh cinta,

    jika setelah melakukan aksi cemburu-menyemburui terjadi peningkatan kadar cinta maka itulah cemburu yang romantis……(versi saya……versi mba neny????)

     
  5. Siti Swandari

    12 Oktober 2011 at 22:46

    Cemburu adalah dinding diantara cinta dan benci.

     

Silakan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s