RSS

Wanita Karir Bukan Wanita Ideal?

20 Sep
Wanita Karir Bukan Wanita Ideal?

wanita karirApakah wanita ideal itu adalah yang menjadi Ibu Rumahtangga Yang Baik? Bagaimana bagi wanita karir seperti saya? Bisakah disebut wanita ideal?

Saya mau curhat.

Saya bukan ibu yang sempurna, karena tidak bisa seharian menunggui kedua puteri saya. Jam kerja kantor 08.30 – 17.30 (10 jam di kantor). Kemacetan Jakarta, habis di jalan 2-3 jam. Total di luar 13 jam. Miris ya? (Makanya ada keinginan hati ingin independent!).

Setiap hari saya bangun 04.30, nyiapin keperluan anak-anak dari makanan sampai tas sekolah, seragam, uang tabungan, dan bekal, dibantu oleh bibi dan mbak yang sudah bertahun ikut saya. Untung Utie (ibu saya) ikut dengan saya walau kadang bolak-balik ke Jakarta, membantu menemani 2 puteri saya.

Saya menolak Over Time karena tanpa OT waktu sudah sangat berkurang buat mereka. Antara pukul 18.30 (paling cepat sampai tanpa macet) saya habiskan dengan keluarga, dari menemani nonton TV dsb.

Sabtu Minggu adalah hari full keluarga, jadi jangan harap saya akan ikut acara kopdar, seminar, atau apalah, karena 2 hari ini adalah hak penuh mereka.

Menulis saya lakukan di sela-sela jam kantor. Untunglah sebagai Sales Support Supervisor, saya sudah banyak teman kerja, jadi kerja lebih terspesialisasi. Kerjaan beres, going to blog.🙂 Bahkan diantara kemacetan, saya kerap menulis di BB. Buku karya perdana saya adalah kumpulan puisi di tengah kemacetan.

Kadang setelah anak2 bobo, saya masih beresin rumah karena Bibi dan mbak memang tidak saya tuntut untuk terlalu banyak beberes. Mereka lebih banyak pegang masing-masing anak.

Noorhani LaksmiBetapa waktu berjalan sangat cepat.

Pastilah sebagai seorang ibu, saya berharap bisa mendampingi putri saya selalu. Tapi rasional tuntutan kerja untuk kepentingan mereka juga tanggung jawab saya dan suami.

Semoga dalam keterbatasan, selalu ada kedamaian dan ketenangan. Saya mempercayai Bekerja adalah ibadah. Dan di mana pun saya, Allah akan menjaga 2 puteri generalnya “keluarga”.

by Noorhani Laksmi

 
7 Komentar

Ditulis oleh pada 20 September 2011 in Dunia Perempuan, Menarik, Wanita Karir

 

Tag: , ,

7 responses to “Wanita Karir Bukan Wanita Ideal?

  1. puyuhjaya

    20 September 2011 at 17:58

    Amiiin..
    Diniati ibadah. Menjadi berkah.

    Salam kenal.

    Ngomong2,
    Negara mana ya yang mau menyisihkan anggaran untuk meng-gaji ibu-ibu rumah tangga sebagai salah satu profesi sama dengan pegawai negeri? Bukankah menjaga, merawat, mendidik, membimbing anak-anak, juga termasuk pengabdian pada negara? Mempersiapkan generasi penerus berkualitas untuk negara yang paling cerdas🙂

    Maaf, komentarnya kacau🙂

    Salam feminin

     
    • Ma Sang Ji

      20 September 2011 at 18:07

      Mas Arief jadi penulis tamu di sini, ya! Please…. (maksa mode: on)
      Jangan mau kalah dengan R-82, Granito, Katedra, dan sejumlah penulis jantan lainnya.

      *Duh, komentarku malah ikut2an OOT. Maaf, ya, mbak Noor.

       
      • puyuhjaya

        20 September 2011 at 18:48

        Tawaran yang menarik, Mbak Ma. Jelas mau (ge-er.com)🙂

        Tapi mau nulis apa ya tentang feminin? Wilayah penuh misteri…
        Seupama dianggap tidak sesuai tampil di asiana, mohon maklumnya.

        Salam siap🙂

         
      • Ma Sang Ji

        20 September 2011 at 21:27

        Mas Arief, makasih atas kesediaannya.🙂 Akun ariefmas kini telah tersambung dengan blog asianaclub. Setiap kali dalam keadaan login pada akun tersebut, Mas dapat mengirim artikel ke https://asianaclub.wordpress.com/wp-admin/post-new.php

         
  2. puyuhjaya

    20 September 2011 at 22:21

    Terima kasih banget, Mbak Ma, atas kesediaannya mempersilakan saya ikut berkontribusi di blog ini.

    Tidak apa-apa memakai akun lama🙂 Walaupun agak malu, karena blog lama saya berantakan. Belum sempat berbenah.

    Maaf atas kekurangsopanannya.

     
  3. Sarah Amijaya

    5 Oktober 2011 at 13:39

    Judul yang menarik….membuat gatal ingin berkomentar……^_^
    “wanita karir bukan wanita ideal?”

    “Apakah wanita ideal itu wanita yang menjadi ibu rumah tangga yang baik?”

    bagi saya pribadi (ingat ya ini pendapat pribadi, jadi kalu berbeda dengan anda no ribut2 ok…:))
    jawaban 2 pertanyaan di atas sama abu-abunya…., wanita karir belum tentu bukan wanita ideal. dan ibu rumah tangga yang baik belum tentu seorang wanita ideal.
    bagi saya wanita ideal itu, baik ia seorang wanita karir maupun ibu rumah tangga full time WAJIB bisa memposisikan diri sebagai ibu dan istri yang tidak melalaikan hak-hak anak dan suaminya. status sebagai wanita ideal bukan pencitraan yang tampak dari luar, tapi bagaimana anak-anak dan suami sebagai penilainya. kodrat dasar seorang wanita sebagai istri dari seorang suami dan ibu dari anak-anak….ketika ia mampu menyelesaikan tugas utama ini dengan baik maka ia lulus dalam kategori sebagai wanita ideal….sementara karir cemerlang hanyalah bonus tambahan dari semua keidealan itu…..^_^

    salam kenal ^_^

     
  4. Siti Swandari

    12 Oktober 2011 at 22:59

    Barangkali selama anda bisa membagi waktu dengan baik, fine aja kok. Tidak lupa pasti dukungan dari setiap insan dalam keluarga anda.

     

Silakan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s