RSS

Buku Tebal Lebih Cantik Ketimbang Pidato Panjang

04 Okt

Mendengarkan itu sulit. Saya setuju dengan kalimat pernyataan ini. Meskipun dalam praktisnya saya butuh untuk lebih banyak mendengarkan daripada berbicara. Dan, memang, saya juga tidak banyak berbicara.

Saya harus melakukan usaha lebih keras untuk menyerap informasi melalui mendengarkan. Usaha yang lebih lebih itu sering terjadi ketika saya mendengarkan ceramah atau pidato panjang dengan materi yang rumit. Kecuali yang sedang khotbah adalah Obama.

buku tebal cantikKarena kesulitan itu sampai jatuh pada kesimpulan (yang tidak berdasar) bahwa melewatkan waktu untuk mendengarkan pidato itu tidak efeksif jauh dari efisien. Jujur saya lebih suka meng-input informasi dengan membaca.

Sederhananya, saya dapat mengatur sendiri kecepatan saya menyerap informasi. Dipercepat atau diperlambat sesuai kebutuhan. Dengan membaca saya juga bisa mengulang bagian bagian dimana saya kurang paham. Atau dibantu dengan banyak ilustrasi berupa penebalan, format, warna, grafik, chart, dan lain–lain. Atau berhenti kapan saja sesuka hati. Apalagi dengan kehadiran internet, website dan blog, saya menjadi bisa berinteraksi dengan penulis dan pembaca-pembaca lainnya.

Kelebih mudahan saya dalam memahami bacaan daripada ceramah mungkin karena setiap harinya saya melewatkan waktu lebih banyak untuk membaca dibanding mendengarkan. -–Saya lebih suka mendengarkan musik dari pada ceramah. Saya serius berusaha mendengarkan dengan khusuk hanya setiap khotbah di hari Jum at sekali sepekan, selebihnya sangat jarang.

Atau kenapa ya? Hihihi😀

 
8 Komentar

Ditulis oleh pada 4 Oktober 2011 in Buku, Infotainment, Menghibur

 

Tag: ,

8 responses to “Buku Tebal Lebih Cantik Ketimbang Pidato Panjang

  1. M. Arief B. Ariefmas

    4 Oktober 2011 at 09:27

    Setuju…

     
  2. Evi

    4 Oktober 2011 at 09:40

    Yah gak apa2 sih, namanya juga kodrat (lah mana sambungannya coba!) Tapi buat saya buku tebal sekarang semakin menyiksa, butuh konsentrasi besar dan tidak pula bisa dibawa baca sambil tiduran. Saya mimpi suatu hari ada buku yg bisa bicara…Salam kenal ya. Ini kunjungan pertama🙂

     
    • A Sia Na

      4 Oktober 2011 at 10:47

      Mbak Evi, terima kasih kunjungannya.🙂 Sering-sering ke sini, ya!

       
  3. Sarah Amijaya

    5 Oktober 2011 at 13:16

    Sepaham dan sepakat…..:) mendengarkan ceramah memaksa kita menjadi pasif, secara kita tak bisa menentukan hal-hal yang ingin kita dengar saja…. Dalam hal membaca kita bisa berperan aktif dari memilih bahan bacaan, mengulang dibagian yang menarik atau kurang dipahami, melewati yang gak penting/membosankan. Terutama bagi yang bermasalah dengan pendengaran jelassss tepat sekali membaca lebih assyik daripada mendengar……:)

    salam kenal ^_^

     
  4. I Ketut Suweca

    5 Oktober 2011 at 13:38

    Syukurlah kalau begitu. Berbahagialah karena Mbak suka membaca. Di negeri ini upaya meningkatkan minat baca masih sulit. Orang masih mengandalkan dan merasa nyaman dengan kebiasaan bertutur daripada membaca. Untuk meningkatkan kecerdasan diperlukan pembiasaan menikmati buku-buku berguna. Bangsa yang maju adalah bangsa yang cerdas.

    Tularkan minat baca kita di rumah dan di lingkungan sekitar. Ajak mereka membaca, ajak mereka maju bersama buku-buku.

    Salam membaca.

     
  5. Siti Swandari

    7 Oktober 2011 at 10:27

    Setuju, saya juga lebih suka membaca daripada dengarkan pidato panjang, terlebih kalau yang pidato itu jelas2 koruptor , sepertinya beda perbuatan dari pidatonya.

     
  6. Datin Purnama

    12 Oktober 2011 at 05:54

    saya senang membaca sambil mendengarkan musik

     
  7. fachrudin jumaidi

    23 Desember 2011 at 22:52

    Pidato itu bisa enak di dengarkan jika yang berpidato orangnya asik dan juga seorang orator yang jago & pintar

     

Silakan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s