RSS

Arsip Penulis: Siluman Idiot

Tentang Siluman Idiot

Ma Sang-ji (마상지): a business woman, MFA in Information Design and Visualization

Kuizinkan Kau Berpoligami dengan Satu Syarat

Tiada hujan tiada petir, barusan mbak Arimbi menyampaikan permintaan yang mengagetkanku. “Izinkan Aku Menikah dengan Suamimu” pintanya. (gossip mode: on) Haah?! Suamiku mau poligami dengannya?

Dhuarr!!!! Aku terperanjat dan tercekam. Aku terdiam sesaat.

Urusan sensitif ini mesti kupertimbangkan dengan kepala dingin. Aku pikir-pikir dulu. Aku ingat-ingat dulu, siapa sih mbak Arimbi itu?

Read the rest of this entry »

Iklan
 
18 Komentar

Ditulis oleh pada 7 Oktober 2011 in Cinta, Menarik, Romantika Asmara

 

Tag: ,

Foto Anak-anak Penasaran

cita-cita

Wishes

Lihat foto-foto selengkapnya »

 

Tag: , ,

5 Keanehan Teror Bom di Solo

Saya mencatat, sekurang-kurangnya ada 5 keanehan dari Berita terheboh saat ini: Sebuah bom meledak di pintu masuk gereja Bethel, Kepunton, Solo pada hari Ahad, 25 September 2011, sekitar pukul 11 siang. Kejadian ini diduga merupakan aksi bunuh-diri seorang teroris. Keanehan kasus kemanusiaan yang mencederai hukum & keadilan ini meliputi:

Pelaku bom bunuh diri di gereja Bethel - Solo - 25 September 20111. Wajah pelaku yang diduga pelaku bom bunuh diri masih utuh dan bisa dikenali, walau dada ke bawah hancur. Apakah si pelaku (dan jaringannya) sengaja ingin dikenali?

2. Bom itu meledak mungkin “tidak tepat pada waktunya”, yaitu bukan pada saat paling ramai. Apakah targetnya bukan menewaskan sebanyak-banyaknya orang?

3. Tidak ada isu apa-apa sebelumnya di Solo. Tahu-tahu ada bom. Yang ada, justru isu-isu politik yang memanas di ibukota, Jakarta. Adakah keterkaitan antara aksi-aksi teror seperti itu dan pertikaian para elit politik di ibukota?

4. Kota Solo adalah barometer kebudayaan dan harmoni. (Di kota ini jugalah terdapat gereja yang letaknya berdampingan dengan masjid, yaitu di kelurahan Kratonan.) Kalau Solo bobol, apakah teror semacam ini akan merembet ke daerah lain?

5. Menurut Menko Polkam Djoko Suyanto, upaya polisi dan militer untuk memutus jaringan dan pergerakan teroris semacam mereka itu tidak mudah dilakukan. “Dulu mereka memakai alat komunikasi yang bisa kita jejaki, tapi perkembangannya kemudian, mereka tidak lagi memakai alat komunikasi seperti itu dan hal ini juga menyulitkan kami,” katanya. Jadi, di negara kita ini, teroris berhasil mengalahkan pemerintah?

dirangkum oleh Ma Sang Ji

 
 

Tag: , , ,

Mengapa Pria Lebih Sukses Bila Menggandeng Wanita

Mengapa Pria Lebih Sukses Bila Menggandeng Wanita

Di tempat kerja modern, hampir semua usaha melibatkan tim-tim kecil. Namun bahkan jika orang-orang yang sangat cerdas dan sangat berbakat bekerja bersama dalam suatu proyek, jelas bahwa tim ini bisa saja menjadi malapetaka dahsyat. Kadang-kadang tim ini seperti berubah menjadi sekumpulan orang-orang pandir yang kekanak-kanakan. Apakah lebih baik melepaskan harapan terhadap tim dan lebih bersandar pada kemampuan individual belaka?

Tidak perlu. Tim-tim itu bisa lebih cerdas dan lebih efektif daripada individu-individu anggotanya. Sinergi mereka itu sungguh lebih besar dan lebih baik daripada sekadar kumpulan bagian-bagiannya, asalkan berada dalam keadaan yang tepat.

Suatu riset yang baru-baru ini diselenggarakan oleh sejumlah peneliti di MIT, Carnegie Mellon, dan Union College menunjukkan bahwa kecerdasan kolektif suatu kelompok kecil yang bekerja sama secara khas itu berperan pula dalam kinerja mereka pada berbagai tugas yang beraneka-macam. Dalam penelitian tersebut, hampir 700 orang ditempatkan dalam kelompok-kelompok yang terdiri dari 2 sampai 5 orang. Orang-orang yang mampu menyelesaikan masalah sebagai sebuah tim ternyata bisa diprediksi bahwa mereka akan sukses pula dalam berbagai tugas, seperti negosiasi dan analisis logis.

Kecerdasan rata-rata para anggota tim (yang diukur berdasarkan kecerdasan individual) tidaklah mencerminkan kinerja tim sama sekali. Dengan kata lain, sekadar mengumpulkan orang-orang cerdas dalam suatu kelompok itu belum tentu menghasilkan tim yang lebih cerdas.

Ternyata kecerdasan kolektif tim itu melampaui potensi-potensi individu para anggotanya hanya jika ada dinamika internal yang tepat. Pare peneliti tersebut menemukan bahwa yang dibutuhkan oleh sebuah kelompok untuk menjadi “cerdas” itu adalah koordinasi dan komunikasi yang efektif, dan yang paling berpeluang adalah kelompok-kelompok yang para anggotanya memiliki kecerdasan sosial yang lebih tinggi.

Bila suatu kelompok terdiri dari orang-orang yang lihai dalam mencerap dan menanggapi emosi orang lain, maka kelompok ini akan menghasilkan kecerdasan kolektif yang lebih tinggi dan kinerja yang lebih unggul. Sebaliknya, kelompok yang anggota-anggotanya saling bersaing untuk mendominasi percakapan dan pengambilan keputusan akan secara kolektif kurang cerdas dan kurang efektif.

Lantas, bagaimana Anda bisa memastikan bahwa tim Anda cerdas-sosial? Jawabnya sederhana: libatkan lebih banyak wanita [yang “feminin“]. Dalam penelitian tersebut, tim-tim yang terdiri dari lebih banyak perempuan ternyata jelas-jelas lebih cerdas-sosial daripada tim-tim yang mayoritasnya laki-laki.

The Corrs grace the stage at the Italian Festival di Sanremo, March 2002.

Jika Anda tidak mampu mengubah jenis kelamin anggota tim-tim Anda, tidak usah khawatir. Kecerdasan kolektif mereka dapat dikembangkan melalui kerjasama yang lebih “tenggang-rasa”. Caranya, antara lain, ciptakan peluang-peluang bagi setiap anggota tim untuk mengungkap perasaan mereka masing-masing, dan beri kesempatan kepada para anggota lain untuk menanggapinya. Sebisa mungkin, gunakan komunikasi tatapmuka. (Sebab, emosi itu sulit terbaca melalui telepon, dan hampir mustahil melalui email.) Bangunlah lingkungan kerja yang memahami dan menghargai perasaan para anggotanya, sehingga terciptalah tim yang lebih cerdas, lebih bahagia, dan lebih sukes!

——-
*Terjemahan dari Heidi Grant Halvorson, “Many Heads Can Be Better Than One… If They Belong to Women

diterjemahkan oleh Ma Sang Ji

 
 

Tag: , , , ,

Tomboy Tapi Sexy (Fashion Trend 2011-2112)

Tomboy Tapi Sexy (Fashion Trend 2011-2112)

Tomboy Tapi Sexy (Fashion Trend 2011-2112)Trend busana pada saat ini agak mengagetkan diriku. Walau busana bergaya androgini itu sudah ada pada abad yang lalu, baru kali ini trend busana setengah maskulin & setengah feminin itu mendominasi dunia mode pakaian. Tapi ini kejutan yang menyenangkan. Dengan mode-mode terbaru ini, kaum wanita bisa berpenampilan tomboy tanpa kehilangan citra femininnya. Walau tomboi, kita tetap bisa tampil cantik, keren, anggun, dan bahkan sexy.

Read the rest of this entry »

 
19 Komentar

Ditulis oleh pada 23 September 2011 in Busana (Fashion), Menarik, Penampilan

 

Tag: , , , , , , ,

Galeri

Warna-warni India

Warna-warni India

Tidak banyak negeri yang berwarna-warni seperti India. Merah, putih, dan oranye selalu menjadi warna Hinduisme yang menonjol dan dipakai secara teratur (terutama pada upacara keagamaan) di India selama lebih dari 2000 tahun. Tentu saja warna-warninya lebih dari tiga warna itu saja dan saya akan memberitahu Anda seputar hal ini…

Read the rest of this entry »

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada 22 September 2011 in Agama, Hindu, Buddha, dll., Inspiratif, Menghibur, Nikmat, Wisata

 

Tag: , ,

Bebaskan Wanita dari Beban Ganda

Bebaskan Wanita dari Beban Ganda

Tamed by Dikky PribudiWanita Ideal itu seperti apa? menurut mbak Ma….”

Jawaban saya akan sama dengan bila ditanyai, “Pria ideal itu seperti apa?”

Read the rest of this entry »

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada 20 September 2011 in Inspiratif, Kejiwaan, Psikologi

 

Tag: , , , ,