RSS

Arsip Penulis: silvananeny

Cernak: Semut Mengangkat Semangka

Cernak: Semut Mengangkat Semangka

Namanya Lolita, dipanggilnya Loli. Ia adalah seekor semut yang cantik dan cerdik. Ia tinggal di sebuah lubang, di taman bunga yang asri milik pak Tono.. keluarga kaya di sebuah kota.

Pada suatu hari..Loli sedang berjalan-jalan..bermain ke dalam rumah pak Tono. Di sana Loli melihat beberapa  potong buah semangka berserakan di lantai.., sisa makanan dari putri pak Tono yang bernama Michiko. Buah semangka itu terlihat segar  dan manis sekali, sehingga Loli ingin mengambil dan mencicipinya. Loli juga, ingin bisa membawa pulang  buah semangka  itu, untuk  dibagikan kepada keluarga dan teman temannya.

Loli mendekati potongan buah semangka itu. Loli mencoba untuk mengangkatnya dan membawa pulang. Sayangnya..tubuh mungil Loli, tidak mampu membawa  buah semangka itu..dikarenakan potongan buah semangkanya terlalu besar. Loli mencoba  berulang kali..tetapi tubuh mungil Loli tetap tidak kuat membawanya dan  Lolipun terjatuh. Berulangkali Loli mencoba sehingga Loli merasa lelah dan putus asa.

Karena kelelahan..Loli beristirahat sejenak dan tanpa sengaja..Loli memperhatikan kegiatan di sekitarnya. Di sana Loli melihat Rara dan Tika sedang menghadapi masalah yang sama. Di depan Rara dan Tika.., terdapat  donat  pandan  dan tiramisu keju  yang lezat, tetapi mereka tidak dapat menggangkat kue-kue tersebut dan membawanya pulang ke sarang, dikarenakan potongan donat  dan tiramisu keju itu..juga terlalu besar.

Di sela istirahatnya..Loli berpikir keras, bagaimanakah caranya agar Loli dan teman-temannya bisa membawa potongan buah dan kue-kue tersebut ke dalam sarang mereka dan mereka bisa menikmatinya secara bersama-sama.

Lalu..Loli memanggil Rara dan Tika untuk berdiskusi. Loli mengusulkan kepada teman-temannya, agar mereka saling bekerja sama dalam mengangkat potongan  buah semangka dan kue-kue tersebut dengan menggigitnya secara bersama-sama.

“Rara dan Tika, maukah kalian saling membantu bekerja sama denganku, secara bergantian membawa potongan buah semangka dan kue kue yang kita sukai.. ke sarang kita bersama-sama?” pinta Loli kepada teman-temannya.

semut semangka“Baiklah..aku setuju” kata Rara.

“Ya..aku juga setuju..” sahut Tika dengan semangat.

Mereka tertawa bersama-sama dan saling berpandangan.

“Baiklah..bagaimana jika dimulai dengan kita bertiga saling mengigit potongan buah semangka kesukaanku, lalu dilanjutkan dengan menggigit donat pandan kesukaan Rara dan kemudian menggigit kue tiramisu keju kesukaan Tika”  usul Loli..

“Ya..kami setuju” sahut Rara dan Tika berbarengan.

Lalu mereka bertiga  menuju ke tempat potongan buah semangka kesukaan Loli dan memulai mengigit potongan buah semangka  tersebut secara bersama-sama hingga terangkat dan dibawa sampai  ke sarang tempat tinggal Loli. Setelah selesai, lalu mereka melanjutkan dengan menggigit secara bersama-sama sepotong donat pandan  kesukaan Rara.. hingga terangkat dan membawanya ke sarang milik Rara. Dan yang terakhir..mereka bertiga saling  menggigit tiramisu keju kesukaan Tika secara bersama-sama hingga terangkat dan membawanya ke sarang Tika. Selesai sudah semua  potongan buah semangka dan kue-kue itu terangkat ke sarang mereka masing-masing. Semua tertawa gembira.

Berkat ide cerdik Loli..semua kue kue itu bisa terangkat ke sarang meraka dengan mudah dan bukan hanya itu saja..Loli, Rara dan Tika bisa saling berbagi menikmati beragam buah dan kue secara bersama-sama. Mereka bertiga..tersenyum dengan gembira.

Secara serempak mereka berkata, “hemmm……  Yummy, enak sekali  potongan buah semangka dan kue-kue ini, dan kita bisa makan sepuasnya serta bisa berbagi dengan teman yang lainnya, karena sisa makanannya cukup banyak.”

Lalu Loli, Rara dan Tika memanggil keluarga dan teman-temannya untuk menikmati secara bersama-sama potongan buah semangka dan kue yang mereka bawa secara bergotong royong.

by Neny Silvana

Iklan
 
3 Komentar

Ditulis oleh pada 30 September 2011 in Bacaan Anak, Cerita / Dongeng, Mendidik

 

Tag: ,

Beginikah Firasat dari Indera Keenam?

Beginikah Firasat dari Indera Keenam?

Pernahkah anda berfirasat tentang seseorang (pasangan, anak, keluarga, teman, pacar, atau bahkan orang yang baru kita kenal) dalam keadaan bersedih atau mungkin menangis, kemudian kita menghubunginya dan ternyata benar, bahwa mereka sedang dalam keadaan bersedih atau dalam keadaan sakit?

Pernahkah  anda secara kebetulan merindukan pasangan, anak, keluarga, teman, sahabat atau pacar dan ingin menelponnya, sms atau mengemailnya tiba tiba, tapi bersamaan dengan itu kemudian ada telepon, sms, atau email dari orang yang ingin kita hubungi?

Pernahkah anda merasa begitu cemasnya memikirkan pasangan, anak, keluarga, teman, sahabat atau pacar, takut terjadi sesuatu pada mereka, memikirkan mereka dalam keadaan tidak nyaman  dan terancam, lalu ketika kita menghubunginya ternyata benar, mereka sedang menghadapi masalah atau problema yang berat?

Hal-hal di atas dapatkah disebut kontak batin? Pernah, tidak, merasakan hal itu? Aku yakin, bukan hanya aku saja yang pernah merasakannya.

Aku seringkali mengalaminya. Pernah suatu hari, aku pergi keluar kota [dari Bandung] menghadiri acara resepsi pernikahan sepupuku di Jakarta. Ketika itu aku pergi sendirian, tanpa bersama suami dan anak anak. Aku rencana akan menginap 3 hari. Akan tetapi keesokan harinya, di tengah acara pesta yang sedang berlangsung meriah, aku benar-benar merasa tidak nyaman. Ingin segera pulang. Di tengah rasa yang tidak keruan, akhirnya aku memutuskan untuk pulang. Ternyata benar saja, beberapa jam dari aku pergi ke luar kota, anakku sakit panas tinggi dan dirawat di rumah sakit.

Pernah juga ketika tengah malam, aku terbangun dan tiba tiba aku kepikiran dengan sahabat dekatku. Aku merasakan sahabatku sedang sedih. Karena tengah malam dan aku takut salah menduga, akhirnya kuputuskan untuk mengeceknya melalui sms saja. Subhanallah, hanya beberapa menit dari aku mengirim sms, tiba tiba sahabatku menelpon dengan menangis tersedu-sedu.

Pernah juga suatu hari, kira-kira pukul dua siang, tiba tiba aku kepikiran untuk menelpon suami di kantor. Entah kenapa, aku mempunyai firasat buruk dan mengatakan pada suamiku untuk berhati-hati dalam menyetir mobil ketika perjalanan pulang nanti. Suamiku menanggapinya dengan tertawa. Tetapi sekitar pukul 6 sore, aku mendapat telepon dari suamiku yang mengatakan bahwa suamiku kecelakan. Mobilnya ditabrak angkutan umum, tapi suamiku selamat.

Itu hanya beberapa contoh dari puluhan bahkan ratusan kontak batin atau firasat yang pernah aku rasakan. Dan tentunya sebuah firasat juga tidak selalu berarti kejadian buruk. Kadang juga, suatu firasat bertanda baik. Sering juga aku mendapatkan suatu firasat baik. Seperti ketika aku akan menang arisan, menang undian, menang suatu perlombaan, mendapat hadiah, atau mendapatkan cowok ganteng (hihi… bohong, ding!).

the_sixth_sense wallpaper

Pada dasarnya, pikiran dan perasaan manusia adalah energi; dan setiap energi punya frekuensi. Mirip-mirip frekwensi  gelombang radio. Biasanya jika kita dekat sekali dengan seseorang, frekuensi energi pikiran kita selaras dengan yang mereka punya. Dikarenakan seringnya kita berinteraksi. Jadi, jika terjadi sesuatu dengan orang itu, seakan dia ngirim frekuensi energi yang gelombangnya langsung tertangkap oleh frekuensi energi pikiran kita. Seakan kita mendapatkan semacam pesan yang disebut firasat.

Firasat disebut juga feeling. Percaya atau tidak, mungkin sebenarnya setiap orang memiliki kepekaan dalam hal ini. Berdasarkan kamus bahasa Indonesia, bahwa firasat adalah sebuah keadaan yang dirasakan terhadap sesuatu. Perasaan yang membuat kita merasa tidak nyaman, takut dan menduga duga. Membuat kita gelisah dan merasa tidak nyaman, terkadang ingin mencari jawaban atau kebenarannya.

Perlu diketahui, suatu firasat biasanya dapat dirasakan oleh diri kita sendiri, atau bisa juga terhadap keluarga, teman, atau siapapun  yang memiliki kedekatan hubungan batin dengan kita. Misalnya dengan orang tua kita, saudara kita, sahabat kita, pacar kita, bahkan dengan selingkuhan kita (haha kalau yang ini bercanda ya).

Firasat juga sangat erat kaitannya dengan orang yang lahir kembar, karena mereka diciptakan nyaris identik. Begitu juga gelombang pikiran dan perasaannya. Tidak heran jika mereka bisa saling membaca pikiran masing masing meski secara fisik berjauhan.

Firasat selalu berhubungan dengan kontak batin. Kontak batin terjadi bisa dikarenakan kedekatan kita dengan seseorang atau bisa juga disebabkan oleh adanya indera keenam yang kita miliki. Hasil penelitian  Dr Trisha Startford, University of  Technology Sydney, Australia menemukan bahwa pasangan sejati akan bisa saling membaca pikiran satu sama lain ketika otak mereka bekerja selaras. Mereka dapat saling membaca otak dan tubuh satu sama lain dalam tingkatan yang lebih, dalam sebuah indra keenam.

Aku yakin mungkin sebagian dari teman-teman pernah juga mengalami hal seperti ini. Tapi yang terpenting adalah jangan sampai kita menjadi terbelenggu terhadap rasa khawatir kita, ketika kita merasakan sebuah firasat yang tidak enak atau buruk. Jika kita merasa kurang yakin, anggap saja itu hanya sekedar perasaan kita.

Perlu diingat, tidak ada seorang pun yang bisa mengetahui suatu kejadian yang akan terjadi pada detik, menit, jam, hari, bulan, atau pun masa depan. Semua itu merupakan rahasia sang pencipta. Tuhan yang mahakuasa.

Meskipun secara kebetulan atau perasaan, terkadang  firasat merupakan suatu pertanda. Pertanda yang dikirimkan kepada sebagian orang, agar kita lebih hati-hati dalam bertindak dan suatu sinyal yang mengabarkan kedekatan batin antara kita dengan orang yang kita sayangi. Sekarang tergantung kita menanggapinya. Mau dibuat serius atau kita buat santai. Mau kita jadikan sebagai warning atau kita lupakan saja. Semua tergantung kita menyikapinya. Karena semua adalah pilihan!

Dan semoga pilihan yang bijaksana.

by Neny Silvana

 
14 Komentar

Ditulis oleh pada 27 September 2011 in Cerdas Spiritual, Inspiratif, Kejiwaan, Mitologis, Percaya, Sains

 

Tag: ,

Mengapa Manusia Perlu Menangis

Mengapa Manusia Perlu Menangis

49days20-00336Menangis sering kali dipandang tercela. Kita mungkin sering mencibir bila menyaksikan orang lain menangis. Kita pun merasa malu kalau ketahuan menangis. Tapi menurut pendapat banyak ilmuwan, termasuk para psikiater, menangis itu ternyata perlu dan menyehatkan. Kenapa?

Read the rest of this entry »

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 22 September 2011 in Inspiratif, Kejiwaan, Psikiatri

 

Tag:

Cemburu Yang Romantis

Cemburu Yang Romantis

cemburu gandengan tanganSemua orang pernah merasa cemburu. Perasaan yang tidak bisa dihindari ketika kita melihat pasangan kita menjadi lebih dekat kepada orang lain atau pun ada seseorang yang tertarik kepada pasangan kita.

Cobalah sikapi dengan bijaksana tanpa harus panik berlebih, apalagi marah-marah. Bagaimanapun juga, pasangan kita juga behak memiliki privasi dan berinteraksi dengan orang lain. Kita tidak dapat menutup pasangan kita dari pergaulan di lingkungan bermasyarakat dan komunitas pertemanan.
Read the rest of this entry »

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada 20 September 2011 in Cinta, Menarik, Romantika Asmara

 

Tag: , ,

Bangga Menjadi Wanita

Bangga Menjadi Wanita

Neny Silvana bersama anak2Saya tertarik bergabung dengan grup A Sia Na karena saya sangat menyukai semua hal yang berbau Feminin. Saya bangga menjadi seorang wanita, seorang istri, seorang ibu, dan seorang ibu rumahtangga. Saya adalah Super Female (super woman dan super mom) bagi keluarga saya.

Read the rest of this entry »

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada 15 September 2011 in Dunia Perempuan, Ibu Rumahtangga, Menarik

 

Tag: , ,