RSS

Arsip Kategori: Cerdas Spiritual

Beginikah Firasat dari Indera Keenam?

Beginikah Firasat dari Indera Keenam?

Pernahkah anda berfirasat tentang seseorang (pasangan, anak, keluarga, teman, pacar, atau bahkan orang yang baru kita kenal) dalam keadaan bersedih atau mungkin menangis, kemudian kita menghubunginya dan ternyata benar, bahwa mereka sedang dalam keadaan bersedih atau dalam keadaan sakit?

Pernahkah  anda secara kebetulan merindukan pasangan, anak, keluarga, teman, sahabat atau pacar dan ingin menelponnya, sms atau mengemailnya tiba tiba, tapi bersamaan dengan itu kemudian ada telepon, sms, atau email dari orang yang ingin kita hubungi?

Pernahkah anda merasa begitu cemasnya memikirkan pasangan, anak, keluarga, teman, sahabat atau pacar, takut terjadi sesuatu pada mereka, memikirkan mereka dalam keadaan tidak nyaman  dan terancam, lalu ketika kita menghubunginya ternyata benar, mereka sedang menghadapi masalah atau problema yang berat?

Hal-hal di atas dapatkah disebut kontak batin? Pernah, tidak, merasakan hal itu? Aku yakin, bukan hanya aku saja yang pernah merasakannya.

Aku seringkali mengalaminya. Pernah suatu hari, aku pergi keluar kota [dari Bandung] menghadiri acara resepsi pernikahan sepupuku di Jakarta. Ketika itu aku pergi sendirian, tanpa bersama suami dan anak anak. Aku rencana akan menginap 3 hari. Akan tetapi keesokan harinya, di tengah acara pesta yang sedang berlangsung meriah, aku benar-benar merasa tidak nyaman. Ingin segera pulang. Di tengah rasa yang tidak keruan, akhirnya aku memutuskan untuk pulang. Ternyata benar saja, beberapa jam dari aku pergi ke luar kota, anakku sakit panas tinggi dan dirawat di rumah sakit.

Pernah juga ketika tengah malam, aku terbangun dan tiba tiba aku kepikiran dengan sahabat dekatku. Aku merasakan sahabatku sedang sedih. Karena tengah malam dan aku takut salah menduga, akhirnya kuputuskan untuk mengeceknya melalui sms saja. Subhanallah, hanya beberapa menit dari aku mengirim sms, tiba tiba sahabatku menelpon dengan menangis tersedu-sedu.

Pernah juga suatu hari, kira-kira pukul dua siang, tiba tiba aku kepikiran untuk menelpon suami di kantor. Entah kenapa, aku mempunyai firasat buruk dan mengatakan pada suamiku untuk berhati-hati dalam menyetir mobil ketika perjalanan pulang nanti. Suamiku menanggapinya dengan tertawa. Tetapi sekitar pukul 6 sore, aku mendapat telepon dari suamiku yang mengatakan bahwa suamiku kecelakan. Mobilnya ditabrak angkutan umum, tapi suamiku selamat.

Itu hanya beberapa contoh dari puluhan bahkan ratusan kontak batin atau firasat yang pernah aku rasakan. Dan tentunya sebuah firasat juga tidak selalu berarti kejadian buruk. Kadang juga, suatu firasat bertanda baik. Sering juga aku mendapatkan suatu firasat baik. Seperti ketika aku akan menang arisan, menang undian, menang suatu perlombaan, mendapat hadiah, atau mendapatkan cowok ganteng (hihi… bohong, ding!).

the_sixth_sense wallpaper

Pada dasarnya, pikiran dan perasaan manusia adalah energi; dan setiap energi punya frekuensi. Mirip-mirip frekwensi  gelombang radio. Biasanya jika kita dekat sekali dengan seseorang, frekuensi energi pikiran kita selaras dengan yang mereka punya. Dikarenakan seringnya kita berinteraksi. Jadi, jika terjadi sesuatu dengan orang itu, seakan dia ngirim frekuensi energi yang gelombangnya langsung tertangkap oleh frekuensi energi pikiran kita. Seakan kita mendapatkan semacam pesan yang disebut firasat.

Firasat disebut juga feeling. Percaya atau tidak, mungkin sebenarnya setiap orang memiliki kepekaan dalam hal ini. Berdasarkan kamus bahasa Indonesia, bahwa firasat adalah sebuah keadaan yang dirasakan terhadap sesuatu. Perasaan yang membuat kita merasa tidak nyaman, takut dan menduga duga. Membuat kita gelisah dan merasa tidak nyaman, terkadang ingin mencari jawaban atau kebenarannya.

Perlu diketahui, suatu firasat biasanya dapat dirasakan oleh diri kita sendiri, atau bisa juga terhadap keluarga, teman, atau siapapun  yang memiliki kedekatan hubungan batin dengan kita. Misalnya dengan orang tua kita, saudara kita, sahabat kita, pacar kita, bahkan dengan selingkuhan kita (haha kalau yang ini bercanda ya).

Firasat juga sangat erat kaitannya dengan orang yang lahir kembar, karena mereka diciptakan nyaris identik. Begitu juga gelombang pikiran dan perasaannya. Tidak heran jika mereka bisa saling membaca pikiran masing masing meski secara fisik berjauhan.

Firasat selalu berhubungan dengan kontak batin. Kontak batin terjadi bisa dikarenakan kedekatan kita dengan seseorang atau bisa juga disebabkan oleh adanya indera keenam yang kita miliki. Hasil penelitian  Dr Trisha Startford, University of  Technology Sydney, Australia menemukan bahwa pasangan sejati akan bisa saling membaca pikiran satu sama lain ketika otak mereka bekerja selaras. Mereka dapat saling membaca otak dan tubuh satu sama lain dalam tingkatan yang lebih, dalam sebuah indra keenam.

Aku yakin mungkin sebagian dari teman-teman pernah juga mengalami hal seperti ini. Tapi yang terpenting adalah jangan sampai kita menjadi terbelenggu terhadap rasa khawatir kita, ketika kita merasakan sebuah firasat yang tidak enak atau buruk. Jika kita merasa kurang yakin, anggap saja itu hanya sekedar perasaan kita.

Perlu diingat, tidak ada seorang pun yang bisa mengetahui suatu kejadian yang akan terjadi pada detik, menit, jam, hari, bulan, atau pun masa depan. Semua itu merupakan rahasia sang pencipta. Tuhan yang mahakuasa.

Meskipun secara kebetulan atau perasaan, terkadang  firasat merupakan suatu pertanda. Pertanda yang dikirimkan kepada sebagian orang, agar kita lebih hati-hati dalam bertindak dan suatu sinyal yang mengabarkan kedekatan batin antara kita dengan orang yang kita sayangi. Sekarang tergantung kita menanggapinya. Mau dibuat serius atau kita buat santai. Mau kita jadikan sebagai warning atau kita lupakan saja. Semua tergantung kita menyikapinya. Karena semua adalah pilihan!

Dan semoga pilihan yang bijaksana.

by Neny Silvana

 
14 Komentar

Ditulis oleh pada 27 September 2011 in Cerdas Spiritual, Inspiratif, Kejiwaan, Mitologis, Percaya, Sains

 

Tag: ,

Liburan Paling Indah

Liburan Paling Indah

Queen_Latifah_in_Last_Holiday_WallpaperSebuah film berjudul Last Holiday (Liburan Terakhir) menceritakan bagaimana Georgia Byrd (diperankan oleh Queen Latifah), seorang perempuan muda yang menjual semua hartanya memutuskan untuk menikmati dua atau tiga minggu sisa hidupnya di bumi dengan melakukan hal-hal ‘indah’ yang sangat dia inginkan tetapi selalu tertunda.
Read the rest of this entry »

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada 20 September 2011 in Cerdas Spiritual, Inspiratif, Kejiwaan

 

Tag: , , , , , ,