RSS

Ikuti Lomba Menulis Komentar Berhadiah Jutaan Rupiah

Dalam rangka menyemarakkan peringatan hari Sumpah Pemuda tahun ini, kami mengadakan Lomba Menulis Komentar Berhadiah Jutaan Rupiah. Hadiahnya cukup menggiurkan:

Juara I: satu juta rupiah

Juara II: setengah juta rupiah

Juara III: seperempat juta rupiah

Juara IV: seratus limapuluh ribu rupiah

Juara V: seratus ribu rupiah

Jadi, totalnya dua juta rupiah

Cara mengikuti lomba ini sangat mudah. Tidak perlu mendaftarkan diri, tetapi cukup dengan langsung menulis komentar pada artikel yang mana pun di situs klub A Sia Na ini. Komentar ditulis selambat-lambatnya pada 28 Oktober 2011 10 November 2011. Setiap peserta dapat menulis komentar sebanyak-banyaknya.

Kriteria penilaian adalah nilai-nilai feminin, terutama kecerdasan emosi, sosial, dan spiritual. Lomba ini terbuka bagi siapa pun, kecuali yang menjadi juri.

Jurinya ialah para personil A Sia Na. Keputusan juri tak dapat diganggu-gugat. Daftar pemenang akan diumumkan pada November 2011.

 

18 responses to “Ikuti Lomba Menulis Komentar Berhadiah Jutaan Rupiah

  1. nilma yuliza

    5 Oktober 2011 at 13:22

    Pembangunan yang terbengkalai
    Maligi, kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat merupakan salah satu daerah terisolir. pembangunannya dari tahun ke tahun berjalan sangat lambat dibandingkan dengan daerah lain.
    ketertinggalan ini dapat dilihat dari sarana jalan, penerangan/listrik, dan yang paling vital adalah sarana pendidikan.
    sampai saat ini sarana-sarana tersebut belum terpenuhi oleh pemerintah.
    Pembangunannya selalu putus di tengah jalan, entah apa sebab dan akibatnya.
    Kenapa disini saya sebut sebagai “pembangunan yang putus ditengah jalan”???
    karna pada tahun 2000, 11 tahun yang lalu. pada sa’at itu saya masih duduk dibangku Sekolah Dasar 07 Maligi. Waktu itu ada Pekerjaan pengaliran arus listrik.
    Kabel-kebel, tonggak besi, semua peralatan yang berhubungan dengan pengaliran arus listrik telah terpasang di sepanjang kampung saya. Waktu itu markas pekerja tersebut di sebelah rumah saya, bahkan salah seorang dari pekerja tersebut yaitu bapak aris menikah dengan salah seorang gadis di kampung saya.
    setelah semuanya terpasang, yang menurut pandangan saya pada waktu itu pengaliran arus listrik tersebut sudah selesai, tetapi apa yang terjadi???
    para pekerja pengaliran arus listrik tersebut kabur entah kemana rimbanya. sampai sa’at ini saya tidak tahu permasalahannya dan apa sebabnya. setelah pekerja itu kabur, alat-alat yang telah terpasangpun kabur satu persatu. Raib entah kemana bahkan ada juga yang dijual ke pemasok barang bekas yang datang setiap minggu ke desa Maligi.
    tidak ada perhatian pemerintah setempat terhadap peristiwa itu, dalam hati saya bertanya-tanya, apakah memang tidak ada pengawasan dan pemantauan terhadap program pemerintahan ini????
    Bukankah pembangunan itu harus dikawal dan diawasi oleh pemerintah???
    seribu tanda tanya dibenakku…
    sampai sa’at ini saya tak temukan jawabannya…
    bahkan timbul lagi pertanyaan baru dibenakku, apakah negara tidak rugi dengan sistem pembanguan yang seperti ini…
    m’af, sekedar mengingatkan….
    semoga untuk pembangunan selanjutnya tidak seperti ini lagi.
    sampai sa’at ini saya dan warga lainnya hanya bisa menikmati “lampu togok” di malam hari.
    dan untuk pergi ke Rumah Sakit atau berangakat ke kecamatan saya harus melewati jalan setapak yang berlobang-lobang, jika hujan lebat, maka jalan tersebut digenangi air, untuk mencapai ke kecamatan butuh waktu 2 jam….
    beginilah segelintir kisah dari daerah terisolir,,,

     
  2. mukhtar galib

    5 Oktober 2011 at 19:47

    1. Jangan menunggu pemerintah, karena selama kegiatan tersebut tidak mendatangkan untung bagi oknum-oknum yang punya kepentingan maka jangan harap hal itu akan di urus
    2. Masyarakant harus pro aktif mengejar dan mempertanyakan, dizaman terbuka seperti sekarang ini banyak cara yang dapat dilakukan, apakah melalui media, melaui lembaga-lembaga tertentu, dan kalau belum direspon sama sekali lakukan demo yang tertib.
    3. Coba lakukan kerjasama dengan Universitas setempat utamanya yang mempunya jurusan kelistrikan
    4. laporkan ke PLN sudah lebih bagus kok

     
  3. temonsoejadi

    6 Oktober 2011 at 15:56

    ok…semoga bermanfaat

     
  4. yisha

    6 Oktober 2011 at 23:03

    apa yang di bahas? apa saja? mengapa mengadakan lomba ini?

     
  5. Butoijo

    7 Oktober 2011 at 06:04

    Yang penting di blog itu isinya, bukan hadiah. Walau demikian patut kita hargai dan kita support setinggi-tingginya. Semoga dapat menjadi suri tauladan bagi blog lain dan semoga saya dapat hadiah. xixix

     
  6. Five__

    7 Oktober 2011 at 17:54

    Wah seru komentar dapat hadiah, uang lagi !!! benar2 cara yang kreatif, mengadakan lomba yang belum pernah diadakan oleh lembaga atau situs manapun, buat saya pribadi, bukanlah uangnya yang saya nilai, tapi niat dari pada klub ini yang mau berkorban memberikan imbalan uang kepada pembacanya merupakan langkah yg patut di puji, memang tidak mudah membuat suatu blog bisa dikenal oleh pembaca, diperlukan langkah strategis agar pembaca ikut memiliki blog ini, dengan bacaan2 yg bermutu, dan bermanfaat akan memciptakan komunikasi 2 arah antara pengelola blog dgn pembacanya,hal yang paling penting adalah bagaimana kontinuitas dari tulisan yang bisa berkesinambungan.sehingga misi dari berdirinya klub ini bisa tercapai,

    Seandainya saya jadi pemenang, dengan senang hati saya serahkan kembali hadiah itu, sebagai wujud solidaritas saya kepada AsiaNa, yang telah gigih berjuang untuk mencapai misinya.

     
  7. Om Kicau

    8 Oktober 2011 at 22:24

    Hehehe, sebuah blog dengan tampilan bagus. Hanya saja, saran saya, sebaiknya text widget dengan posisi absolut yang menutupi nama tema, pembuat tema dan juga tulisan “blog pada wordpress.com” digeser ke atas atau bawah sehingga nama tema dan pembuatnya serta pemberi fasilitas ngeblog bisa tampil.
    Ini memang masalah etis, tetapi akan sangat bagus jika Si Cantik yang Keren dan Anggun juga menghargai karya orang lain.
    Salam untuk A Sia Na….

     
  8. heri

    9 Oktober 2011 at 08:41

    maksudnya komen apa ya, emmm , mau komen aja deh tapi bingung sendir kalo pengen comen harus in itu

     
  9. awitara

    10 Oktober 2011 at 23:09

    Saatnya pemuda Indonesia bergerak maju, menatap hari esok penuh dengan semangat dengan berkomentar di klub A Sia Na….:)

     
  10. alie imroen

    23 Oktober 2011 at 09:07

    Bangkitlah, Bersatulah wahai pemuda pemudi indonesia
    Hanya engkau yang mampu MERUBAH INDONESIA!
    wahai para pemuda engkau lah harapan masa depan bangsa ini
    Untuk itu mari kita renungkan kembali makna sumpah pemuda

    Jangan biarkan perjuangan para pendahulu kita sia-sia, Masa lalu dan sekarang masih tetap sama, pemuda adalah harapan bangsa. Gelora dan semangat kaum muda juga dituntut dengan tujuan terciptanya satu persatuan bangsa dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat indonesia.
    Saatnya bagi kita untuk tidak hanya berkomentar, namun mulai berpikir untuk mengembangkan potensi apa yang dapat kita sumbangkan untuk bangsa kita tercinta. Ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, sosial, budaya, ataupun yang lain. Mari berlomba-lomba menjadi pahlawan bangsa. Karena pahlawan yang sesungguhnya adalah seseorang yang dengan ikhlas berjuang demi kepentingan masyarakat luas. Semoga semangat Sumpah Pemuda masih tetap akan membara dalam benak para pemuda, sekarang dan selamanya.

     
  11. alie imroen

    23 Oktober 2011 at 09:18

    Sumpah Pemuda harus terus kita kibarkan, dalam menghadapi berbagai persoalan nasional maupun internasional. Negara dan bangsa yang sudah dirusak secara besar-besaran harus kita bangun kembali lewat reformasi di segala bidang.jadi kan juga sumpah pemuda ini sebagai pemersatu umat

     
  12. alie imroen

    23 Oktober 2011 at 09:37

    dengan momentum sumpah pemuda ini mari kita jadi kan suri tauladan untuk menatap masa depan bangsa yang cerah serta Memaknai dan Mewarisi Semangat Sumpah Pemuda untuk Indonesia Bebas Korupsi Semangat inilah yang harus kita maknai dan warisi bersama. Dalam konteks tertentu, maka tidak ada perdebatan jika kita menempatkan kejahatan korupsi sebagai musuh terbesar rakyat Indonesia. Korupsi-lah yang menjadi penyebab kemiskinan di sebagian besar rakyat Indonesia.

     
  13. jezter.wapka.mobi

    25 Oktober 2011 at 14:14

    .
    ╔══╦═╦═╦══╦═╦═╗
    ║║║║║║║╠╗╔╣║║║║
    ║║║║╦║║║║║║╦║╔╝
    ╚╩╩╩╩╩╩╝╚╝╚╩╩╝

     
  14. Jizz Dancer

    26 Oktober 2011 at 01:54

    Tanggal 28 Oktober 2010, kita akan kembali memperingati Hari Sumpah Pemuda, yaitu tonggak sejarah perjuangan Indonesia dimana Bangsa Indonesia disadarkan untuk bersatu menuju cita-cita Kemerdekaan. Waktu boleh berlalu dan bisa jadi semakin menjauhkan kita dari peristiwa bersejarah tersebut. Begitu juga realitas kehidupan di antara kedua zaman.

    Republik Indonesia pun sudah tegak berdiri. Namun, semangat Sumpah Pemuda bisa dihidupkan lagi untuk mendorong masyarakat bersatu dan memberikan sumbangsih terbaik bagi kemajuan bangsa, demi menemukan solusi atas berbagai persoalan sosial masyarakat. Era digital yang ditandai dengan munculnya berbagai media jejaring sosial yang sangat memasyarakat saat ini sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk lebih mendorong semangat Sumpah Pemuda dan mempersatukan langkah di antara generasi muda di seluruh negeri.

    Bertepatan dengan peringatan hari Soempah Pemoeda pada 28 Oktober 2010, XL melalui program CSR Indonesia Berprestasi Award, mengajak masyarakat digital untuk lebih mengenal perjuangan pemuda Indonesia di masa awal abad 20 tersebut yang akhirnya berbuah ‘Soempah Pemoeda’.

    Mari bersama mengulang janji Sumpah Pemuda: Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, Indonesia !!!

     
  15. alie imroen

    26 Oktober 2011 at 14:04

    dengan semangat sumpah pemuda Hargai perbedaan, kita butuh pendapat yang berbeda agar kita dapat mengukur kebenaran pendapat kita.mari kita kenang sejenak pendahulu kita, kita kobarkan cita-cita mereka dalam sanubari kita, berbuatlah yang terbaik mulai dari diri kita. Hargai perbedaan, kita butuh pendapat yang berbeda agar kita dapat mengukur kebenaran pendapat kita. Kita butuh wawasan yang berbeda agar semakin luas tingkat toleransi. Perbedaanlah yang mempersatukan dan menguatkan.karena perbedaan adalah rahmat

     
  16. Heri

    15 Desember 2011 at 22:35

    Kapan pemenangnya diumumkan? November 2011 sudah lewat.

     

Silakan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s